Minggu, 05 Agustus 2018

MENGOLAH MOOD DI PAGI HARI

Sumber Gambr: Deviantart
Terdapat sebuah penemuan menyatakan, suasana sehari semalam ditentukan oleh suasana seseorang di pagi hari.

Ketika mood seseorang mulai shubuh sampai pukul 10 pagi baik, maka besar kemungkinan akan baik pula mood itu sampai menjelang tidurnya. Hal itu berlaku juga sebaliknya.

Pada kenyataannya, Kondisi hati seseorang selalu berubah-ubah. Reaksi dari lingkungan terhadap suasana hati sangatlah kuat ketika kita tidak bisa menguasainya.

Dari gambaran tersebut, maka perlu untuk menata mood di pagi hari dengan beberapa aktivitas yang mempunyai daya efek luar biasa.

#Bangun sebelum shubuh
Rutinkan untuk bangun lebih awal minimal tiga jam sebelum bekerja, maka akan tercipta banyak ide dan daya kreatif yang tinggi.

Selain itu, jelang shubuh juga dapat dimanfaatkan untuk mengawali hari dengan aktivitas spiritual seperti shalat tahajud, witir, shalat fajar, membaca dalail dan sebagainya.

#Banyak minum air putih
Setelah semalaman tubuh tanpa asupan air, minum banyak air putih setelah bangun diperlukan untuk menghindari dehidrasi.

Kebiasaan itu sangat bagus dilakukan untuk kesehatan. Sediakan sebotol air putih di samping tempat tidur untuk diminum saat bangun sebelum melakukan apa-apa. Setelah itu diamlah sejenak kurang lebih lima menit. Biarkan air itu membasahi jantung, paru-paru dan organ-organ dalam lainnya.

#Shalat shubuh berjamaah
Mengawali hari dengan shalat shubuh berjamaah merupakan hal luar biasa. Hal itu menandakan sebelum mengerjakan hal-hal yang bersifat duniawi, terlebih dahulu mengutamakan ibadah yang bersifat ukhrawi.

Jamaah shalat shubuh menjadi semakin istimewa jika sebelumnya telah dilakukan jamaah shalat Isya', nilainya sama dengan ibadah sunnah semalam suntuk, dapat dibayangkan betapa beratnya melakukan itu.

#Membaca al Quran
Mengawali kerja mata dengan melihat rangkaian firman-firman Allah Swt. adalah langkah yang tepat.

Selain sebagai wujud rasa syukur karena masih diberikan kesempatan menikmati hari berikutnya, membaca al Qur'an juga dapat digunakan sebagai terapi penjernih mata.

Al Ghazali pernah berkata, mata dapat dijernihkan dengan banyak melihat hijau-hijauan, air mengalir dan juga ayat al Qur'an.

#Mengkonsep ide pekerjaan
Saat-saat tenang adalah di waktu pagi, selain masih fresh, pikiran juga masih jernih untuk menjaring ide-ide brilian.

Menggagas ide di pinggir jendela dengan melihat hijau dan rindangnya perkebunan serta iringan kicauan burung biasa penulis lakukan. Bahkan ide-ide gila banyak yang keluar saat (maaf) b-a-b. Banyak kegiatan-kegiatan besar dan sukses penulis yang berasal dari sana (hehe). Hal itu menunjukkan betapa bagusnya waktu pagi hari.

#Olah raga
Olah raga tidak hanya baik untuk kesehatan, namun juga berfungsi untuk menyeimbangkan antara jasmani dan rahani.

Hati, pikiran, akal akan bekerja maksimal di atas raga yang sehat dan andal. Itu diperoleh dengan rutin melakukan olah raga.

Olah raga tidak harus dilakukan dengan hal-hal yang berat atau bahkan masuk tempat fitnes atau nge- gym. Gerakan ringan seperti jogging, jalan kaki, bersih-bersih rumah juga termasuk kategori olah raga, yang terpenting dilakukan secara rutin.

Aktivitas lain seperti mengasuh anak, sarapan sebelum berangkat bekerja, shalat dhuha dan aneka aktivitas positif lainnya juga dapat dilakukan untuk mengubah mood kita di pagi hari untuk menyongsong hari yang cerah berikutnya.

@myh

Rabu, 01 Agustus 2018

SEMARAK KEMERDEKAAN TERASA SIANG MALAM

Sumber Gambar : Pena Aksi

Hari ini memasuki gerbang awal bulan Agustus. Bulan bersejarah bagi kita bangsa Indonesia. Sebuah tradisi perayaan kemerdekaan masih tetap dilestarikan di bulan ini hingga kini.

Moment di mana kita para penerus bangsa mengenang kembali para pejuang kemerdekaan yang gugur di medan perang dengan penuh keihlasan mengorbankan segala haknya demi anak cucunya.

Pengorbanan dan pengabdian mereka torehkan demi cita-cita negara untuk terbebas dari pengekangan hak dan kemerdekaan bangsa lain.

Kini tiba waktunya kita isi hasil jerih payah mereka dengan aneka ragam hal positif. Itu merupakan tugas kita sekarang untuk melestarian dan nguri-nguri peninggalan mereka. Hendaknya kita senantiasa bersyukur dapat menikmati kemerdekaan ini dengan tanpa mengangkat senjata, ya ... hanya memeriahkan saja.

Euforia perayaan kemerdekaan oleh semua warga Indonesia juga mulai terasa di semua penjuru kota dan desa. Berbagai kegiatan berikut pernak-perniknya telah dirancang demi memeriahkan bulan bahagia ini.

Namun ada yang beda pada perayaan tahun ini. Para warga dengan kompak memasang lampu flip flop di lingkungan dan sekitar rumah mereka. Sebuah cara baru dalam merayakan kemerdekaan.

Kini kemeriahan tidak hanya dirasakan saat siang saja dengan banyaknya umbul-umbul dan bendera yang dipasang, namun kesemarakan juga tampak lebih meriah ketika malam hari dengan asesoris lampu flip flop di mana-mana. Sebuah wujud bakti dan bukti akan kecintaan pada Negara.

Mari kita isi hari kemerdekaan ini dengan hal-hal positif, produktif dan bermanfaat sebagai wujud pengejawentahan rasa syukur kita pada Sang Pencipta.

@myh

Selasa, 31 Juli 2018

AKREDITASI REGIONAL, Menyemai Manajemen Perkantoran Modern

Sumber Gambar: Proxses Group

Berawal dari perbincangan santai para sekretaris di kantor madrasah terkait dengan ketertiban administrasi yang menjadi kesibukannya setiap hari. Gagasan ini terbesit.

Topik bahasan pada rembuk tersebut mulai dari rekrukmen dan kinerja SDM, standarisasi administrasi sampai menyinggung soal hasil kerja yang telah dicapai.

Para sekretaris muda bahkan ada yang sampai menunjukkan buku induk siswa mereka sebagai pembuktian kalau selama ini mereka benar-benar bekerja sesuai dengan juknis.

Dari situ terbukti antara satu tingkatan dengan yang lainnya menggunakan acuan masing-masing dan membuahkan hasil yang tak sama pula.

Di tingkatan yang lain? Jangan tanya, bahkan ada yang belum memiliki buku induk. Sampai kapan hal ini akan tetap berlangsung.

Pertanyaan mengemuka, Mengapa hal pokok (buku induk misalnya) sampai belum ada? Dan andai sudah ada, Apakah semua sudah memenuhi standart asministrasi dalam perkantoran pendidikan?

Bertolak dari titik pijak ini, Harapan besar untuk berbenah muncul setelah diketahui tata kearsipan pada tiap tingkatan di Kantor Madrasah Krempyang tidak merata.

Beberapa sudah berjalan mendekati standart kendati belum keseluruhan, namun sebagian yang lain masih belum terlaksana dengan baik tanpa diketahui faktor utamanya.

Standart manajerial perkantoran pendidikan sebagaimana ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional setidaknya dapat dijadikan tolak ukur meski tak semua diterapkan. Dalam artian tetap melihat kemampuan serta kondisi real lingkungan madrasah.

Keberadaan kantor madrasah Krempyang yang berada satu atap satu kantor bagi semua tingkatan sebenarnya sebuah potensi besar untuk memajukan satu dengan yang lainnya.

Satu tingkatan yang baik dapat menjadi contoh tingkatan yang lain, begitu juga sebaliknya, tingkatan yang masih belum lengkap, dapat mengejar ketertinggalannya. Apalagi SDM di kantor banyak didominasi tenaga muda yang masih enerjik, inovatif dan visioner.

Namun kelemahan dari energi muda adalah pada tahap pengawasan, jika tiada pengontrolan berkala terkadang suka tak terkontrol dan tak fokus meski tidak semua berkarakter demikian.

Andaikan geliat me"mutu"kan administrasi dapat muncul seperti saat akan ada penilaian dari Badan Akreditasi Nasional, mungkin manajemen perkantoran kita akan maju dan melejit dengan cepat.

Dan karena BAN hanya menilai dengan selang waktu yang cukup lama, semangat yang pernah terkumpulpun menjadi menurun kembali.

Andai secara internal Madrasah secara berkala memiliki agenda dengan program sebagaimana Badan Akreditasi Nasional, mungkin akan sangat membantu minimal menjaga kesemangatan untuk terus berkarya.

Program dijalankan tidak dalam rangka mencari keburukan pengelolaan administrasi, namun berorientasi pada perbaikan, penyetandaran dan pemerataan hasil di semua tingkatan menuju perkantoran pendidikan modern di era 4.0.

@myh
Krempyang, 31 Juli 2018

Senin, 30 Juli 2018

SERIAL KARTUN HANDY MANNY, Menanmkan Pendidikan Karakter Sejak Dini


Sumber Gambar TMDb
Kebiasaan menemani si kecil menonton televisi bergenre animasi setiap pagi menjadikan saya ikut terbawa untuk menyimak semua ceritanya.
  
Mulai dari si Kembar lucu Upin dan Ipin dari Malaysia, _Masha and the Bear_ yang menggemaskan, Shiva pesepeda hebat yang jago menangkap semua penjahat dan tak ketinggalan Handy Manny, tukang reparasi yang memiliki sekotak perkakas yang dapat berbicara.
  
Mengamati tayangan demikian, saya tak terlalu khawatir pada putri saya, terutama untuk dua serial kartun Handy Manny dan Upin & Ipin, namun untuk _Masha and the Bear_ dan Shiva, perlu pendampingan untuk menyaksikannya.
  
Handy Manny adalah sebuah program televisi animasi anak Disney yang ditayangkan setiap pagi di salah satu stasiun televisi swasta. Animasi tersebut merupakan satu di antara deretan film kartun kegemaran putri saya, Aisy.
  
Saya cukup tertarik dengan film kartun tersebut karena di dalamnya banyak pesan moral dan pendidikan karakter yang ingin disampaikan.

Acara tersebut menampilkan Manny Garcia, seorang anak laki-laki tukang reparasi yang selalu optimis dan suka membantu orang-orang di sekitarnya. Banyak tetangga yang suka dengannya karena selalu dapat menyelesaikan pelbagai masalah.

Pesan pendidikan karakter yang dapat diambil di antaranya adalah kegemarannya yang selalu membantu.ia senang membantu masyarakat lingkungannya dengan tanpa pamrih. Mengerahkan segala kemampuannya untuk hasil yang maksimal.

Ia juga jago dalam menyelesaikan masalah, setiap episode ada beberapa kasus dan problem yang harus diselesaikan, dan lagi-lagi ia selalu dapat menyelesaikannya dengan bantuan Sembilan alat perkakasnya.

Tidak ada kata menyerah dalam hidupnya, Optimis di segala hal menjadi pedoman dalam menjalankan semua aktivitasnya, sikap tersebut yang memancarkan berbagai kemudahan yang ada dihapannya.

Bermental positif juga menjadi kebiasaannya. Ia tidak mengenal kata *tidak bisa* sebelum ia benar-benar berusaha dan melakukan. Motifasi itu yang membuat ia selalu sukses di berbagai hal.

Manny tidak pernah menyelesaikan masalahnya sendirian, ia selalu melibatkan personal lain untuk menyelesaikan aneka masalah yang dihadapinya. Kompak dan seirama sangat diperlukan karena tidak gampang untuk mampu bekerja secara tim.

Sekilas tontonan tersebut memang terlalu muluk-muluk jika diuraikan demikian, seolah bukan diperuntukkan untuk kalangan anak-anak, mereka tentu tidak akan mampu untuk mencerna sebagaimana pesan yang terurai di atas.

Namun karakter-karakter demikian memang sepatutnya dipertontonkan sejak dini agar anak-anak dapat mengikuti tokoh yang menjadi idolanya.

Jadi memasukkan kebiasaan-kebiasaan baik dapat dilakukan dengan mudah tanpa ada sikap berontak dari si kecil itu sendiri.

@myh

Sabtu, 09 Juni 2018

MEMBANGUN JURNALISTIK DI LINGKUNGAN YIGA




Sumber gambar : Juragan Cipir


     Semakin bertambah besarnya Yayasan Islam al Ghozali (YIGA) beserta unit-unit yang dinaunginya, semakin banyak pula kegiatan dan moment yang diadakan di dalamnya, baik bersifat kelembagaan, pemerintahan, jalinan kemitraan dengan pihak luar, anjangsana dan aneka even-even besar lainnya. Kesemuanya seolah datang silih berganti tiada henti bahkan kerap terjadi di waktu yang bersamaan. Cukup terlihat sibuk memang.

            Namun kalau diamati dari banyaknya kegiatan-kegiatan tersebut dihelat, semacam ada yang kurang lengkap, yaitu tinjauan dari sisi dokumentasi dan publikasi mengenai acara tersebut, sehingga teramat sayang jika beragam kegiatan yang diselenggarakan lalu lalang dan lewat begitu saja tanpa ada tata kelola pendokumentasian dan publikasi layaknya kala ada kegiatan besar seperti haflah akhirissanah dan wisuda sarjana.

            Saya kira kini sudah saatnya YIGA memiliki tim yang berfungsi untuk mencatat, meliput, mendokumentasikan, mengolah serta menyajikan dalam bentuk publikasi kepada khalayak mengingat banyaknya kegiatan yang dihelat di lingkungan YIGA, apalagi saat ini YIGA juga sudah dilengkapi dengan website www.pondokkrempyang.org, tentu sangat tepat jika segala momen tersebut terekam dan terpublikasi di website tersebut. selain sebagai wadah informasi terkait dengan hal-hal penting sekitar YIGA, juga dapat berfungsi sebagai media syiar pendidikan serta gambaran umum tentang eksistensi YIGA dengan segala unit yang dinaunginya. Pun pula tak akan menemui kesulitan saat berburu gambar artistik yang akan dimuat di kalender tahun berikutnya, tinggal ambil di galeri kegiatan yang terdapat pada website tersebut.

            Dengan demikian, yayasan mungkin juga perlu untuk membentuk semacam tim jurnalistik yang akan bertugas dan berfungsi sebagaimana gambaran di atas. Program dimaksud dapat melibatkan para siswa atau mahasiswa dalam menjalankan fungsi jurnalistik tersebut, selain dalam rangka pengembangan ekstrakurikuler siswa dan mahasiswa, juga sebagai ajang untuk menjaring para siswa dan mahasiswa yang memiliki bakat dan minat di bidang jurnalistik. dengan adanya program tersebut, maka bertambah satu varian di unit ekstrakurikuler yayasan yaitu jurnalistik. Keren.

            Jadi saat YIGA menggelar acara-acara yang bersifat insidental, di sana akan terlihat para tim jurnalistik yang terdiri dari para siswa atau mahasiswa terlatih yang lalu lalang dan sibuk menjalankan tugas dan fungsinya guna proses peliputan kegiatan sembari menenteng kamera, ber-cocart resmi yayasan dan (kalau perlu) juga mengenakan rompi “tim Jurnalistik”, sehingga dengan atribut lengkap seperti itu, para tim tidak akan canggung dan setengah-setengah untuk meliput acara demi acara demi hasil yang maksimal.


@myh
isengdisekretariatpsb.

Rabu, 16 Mei 2018

GRAND OPENING MADRASAH RAMADLAN 2018 BERSAMA KAPOLRES NGANJUK




Ada yang berbeda pada pembukaan Madrasah Ramadlan tahun ini, pembukaan digelar bersama Kapolres Nganjuk, Kapolsek, BABINSA, Bapak camat dan segenap civitas Madrasah Darussalam Krempyang di Mushalla pondok putra pagi ini (16/5)


Dikatakan berbeda karena pembukaan Madrasah Ramadlan pada tahun ini dikemas bersamaan dengan Program Polres Nganjuk berupa Giat BIN POLMAS SATBINMAS dengan tema Menangkal Berita Hoax, Radikalisme/Isue SARA dan Ujaran Kebencian di Wilayah Hukum Polres Nganjuk”, pada acara tersebut berjalan beberapa sesi.


Acara dimulai dengan sambutan Kapolres Nganjuk, Bapak AKBP. Dewa Nyoman N. W., S.I.K., M.H. Beliau memaparkan beberapa hal terkait dengan tema yang diusung yaitu tentang berita-berita hoax, hate speech atau ujaran kebencian di media sosial, paparan diawali dengan pemutaran film pendek kegiatan Polres Nganjuk berupa Nikah Masal Gratis bersama Kapolres, pada kegiatan tersebut menarik peminat 42 pasangan yang tidak hanya berasal dari warga Nganjuk tapi juga luar Nganjuk seperti Kediri, Madiun, Solo dsb.


Kapolres kelahiran Bali ini memang terbilang baru bertugas di Kota Nganjuk, beliau menggambarkan Kota Nganjuk dengan kesan rukun, damai, penuh toleransi baik antar kelompok maupun agama, Sambutannya ditutup dengan penayangan iklan layanan masyarakat yang menyampaikan pesan tentang perlunya sikap bijak dalam ber-medsos.


Antusias peserta semakin tampak saat masuk sesi kedua berupa revolusi mental yang disampaikan secara atraktif oleh Kasatbimas Bapak Alex Candra, konten yang beliau sampaikan berupa Radikalisme, ajaran khilafah mulai dari sejarah, tujuan, isi ajaran sekaligus sistematika dalam menyampaikan idiologinya, “Kelompok-kelompok itu menyebarkan pemahaman mereka melalui dua system, yaitu  soft system dan hard system. Soft system dengan ceramah, bersosialisasi, berda’wah dan lain sebagainya, sedangkan hard system dilakukan dengan kekerasan, penyebaran teror, perusakan termasuk juga pengeboman” jelasnya dengan bersemangat.


Pada sesi berikutnya diisi dengan pengumuman-pengumuman terkait dengan kegiatan Madrasah Ramadlan 1439 H. mulai dari pemateri, kitab yang disampaikan, kelas dan ruang kegiatannya oleh Sekretaris Yayasan, Bapak Thoha Mahsun, S.Pd.I., M.Sy. Mengingat pada tahun ini antara siswa salaf dan siswa kurikulum Kemenag kegiatannya sama yaitu mengaji, baik pagi, sore maupun malam hari.


Kegiatan Madrasah Ramadlan sebagaimana peraturan sebelumnya, merupakan kegiatan yang wajib untuk diikuti bagi semua santri dan murid di lingkungan Yayasan Islam al Ghozali, ketidak ikutsertaan siswa pada kegiatan ini dapat berpengaruh pada kenaikan kelas atau kelulusan yang baru mereka peroleh, untuk itu pengontrolan dalam kehadiran peserta pengajian harus dilaksanakan dengan ketat dan tercatat dalam buku presensi yang telah dibagi oleh sekretaris tingkatan masing-masing.



16/05/2018
#east corner office MUPPMM

Selasa, 15 Mei 2018

MEMPERTIMBANGKAN ARSIP DAN DOKUMEN, Ahmad Kaelani, S.HI: Hindari mengarsip sampah




Banyaknya kegiatan yang ada di Madrasah juga menuntut banyaknya dokumen dan arsip yang harus disimpan untuk memberikan gambaran dan bukti bahwa pernah dilakukan suatu kegiatan dimaksud dalam madrasah pada tempo hari, untuk itu perlu upaya penanganan dan pengelolaan arsip dan dokumen yang baik agar sewaktu-waktu dibutuhkan dapat ditemukan kembali dengan cepat dan mudah.

“Para karyawan pengelola admintrasi harus benar-benar memahami dan mengenali mana arsip atau dokumen yang perlu untuk disimpan dan yang harus dihanguskan, agar kita tidak terjebak pada pendokumentasian arsip-arsip yang tak seharusnya untuk disimpan”, Ujar Bapak Kaelani selaku pengontrol sirkulasi arsip Kantor umum, “Selain menambah beban kerja, penyimpanan berkas yang tak semestinya akan sangat berpotensi memenuhi ruang-ruang administrasi kantor di tengah upaya kita memaksimalkan ruang kantor yang ada”, imbuhnya di sela-sela perapian arsip tadi siang (15/5).

Untuk penanganan dokumen yang harus “dipertimbangkan” memang harus dikontrol sirkulasinya, selain memper”longgar” ruang administrasi, kantor juga kelihatan bersih, rapi dan jauh dari kesan berantakan. Perlu upaya ekstra untuk tetap menjaga konsistensi dalam mengontrol itu semua.

Apa yang dikatakan oleh petugas pengontrol arsip kantor memang harus betul-betul diperhatikan, kita dapat memanfaatkan buku-buku tentang manajemen perkantoran yang ada di perpustakaan pada unit pendidikan di lingkungan kita untuk menambah wawasan tentang kearsipan yang baik, Memperbanyak konsultasi dan bertanya pada ahlinya juga merupakan cara jitu untuk dapat membantu pelaksanaan tata kearsipan di kantor kita tercinta.