Minggu, 14 Januari 2018

Wow ... 8 Aktifitas Pemicu Semangat Jasmani dan Rohani di Pagi Hari




Sebelum pukul 10 pagi adalah masa-masa menentukan
untuk membuat hari anda menjadi baik atau buruk (Prabu Revolusi)
       Bukan bermaksud membuat stigma bahwa kita pemegang takdir baik dan buruk, akan tetapi lebih pada sebuah pengaruh sikap kita terhadap permasalahan kita sehari-hari.
       Kita semua tahu bahwasannya pikiran serta sikap kita sehari-hari sangat berpengaruh pada bagaimana kita menjalankan aktivitas kita selanjutnya, hal itu menjadikan kita selalu ingin berikhtiyar untuk mempola serta menjaga agar kita tetap dalam kondisi mood  yang bagus dan senantiasa menjaga positive thinking entah kepada sesama manusia di sekeliling kita maupun pada sang Pencipta.
       Terdapat beberapa cara yang dapat kita lakukan di pagi hari untuk memicu dan memacu  semangat kita untuk meniti perjalanan waktu seharian penuh, apa sajakah itu? mari kita bahas satu persatu;
Shalat Shubuh
Hendaklah kita awali hari kita dengan menunaikan kewajiban berupa shalat shubuh, dengan target demikian, beberapa keharusan pastinya akan dapat kita lakukan seperti bangun di pagi hari, karena shalat shubuh memang ditentukan waktunya, suasana tenang serta udara bersih dan segar juga pasti akan didapatkan kala kita sudah terjaga, hal itu yang akan menjadi _support_ munculnya semangat rohani yang akan berpengaruh besar pada jasmani kita sampai seharian nanti.
Baca al Qur’an
Setelah shalat shubuh, biasakan untuk dilanjutkan dengan membaca al Qur’an, selain untuk ladang pencari pahala serta menjadi manual book langkah kita, apa yang kita lihat pertama adalah rangkaian ayat-ayat al Qur’an, hal itu dapat berpengaruh pada kesehatan mata kita, berbeda ketika yang dilihat oleh mata pertama kali sehabis tidur adalah kemaksiatan, pasti akan berefek pada sikap-sikap kita selanjutnya.
Bersih-bersih
Kegiatan satu ini memang tepat jika dilakukan jelang kita melakukan serangkaian rutinitas kerja sehari-hari, selain memunculkan rasa puas dan semangat di pagi hari, lingkungan kita juga akan tetap terjaga kebersihannya, hal itulah yang dapat memunculkan semangat kita untuk melakukan aktivitas selanjutnya, bisa dibayangkan andaikan lingkungan kita serba kotor dan berantakan, pikiran dan mood kita juga pasti akan berantakan pula terpengaruh pada hal itu, jiwa yang sehat terdapat pada raga yang sehat.
Olahraga
Banyak orang percaya bahwasannya olahraga di pagi hari dapat menciptakan energi positif, selain raga menjadi kuat dan bugar, kesehatanpun akan tetap terjaga, walau aktivitas banyak mengandung manfaat, tapi tidak semua orang gemar dan biasa melakukan kegiatan ini, alasannyapun Beragam seperti sibuk, nggak ada waktu, malas dan alasan lain yang menjadikan kegiatan olahraga tak terlaksana
Menulis
Kegiatan ini juga dapat menciptakan semangat baru yang menggebu jika terbiasa dilakukan, karena dengan menulis, otak, pikiran dan hati semua akan terkoneksi bekerja memikirkan apa yang akan menjadi isi tulisan tersebut, selain masih bening karena belum tercampur dengan permasalahan lain, pikiran dan otak masih fresh untuk menggali ide dan gagasan baru, kebiasaan ini juga bisa digunakan untuk mengasah kecerdasan, agar tidak gampang pikun dan mudah lupa.
Baca Berita
Memiliki fungsi utama menggali informasi, aktivitas ini juga akan sangat membantu untuk menyemangatkan pikiran untuk menuju aktivitas hari itu, selain berwawasan luas, kegiatan ini juga memancing kepekaan serta daya kritis pelakunya, namun kegiatan yang ringan tapi menghasilkan ini tidak banyak yang membiasakan dengan berbagai alasan.
Sarapan Pagi
Kegiatan yang satu ini sering terabaikan, bisa dengan alasan berangkat kerja buru-buru, terlambat sekolah dan lainnya, padahal aktivitas ini memiliki banyak sekali manfaat, selain memberikan energi untuk memulai hari baru, sarapan juga dapat memompa kesemangatan, meningkatkan konsentrasi dan kinerja.
Dengerin Musik
Kesemangatan kadang pula dapat muncul karena dorongan dari luar seperti musik, setelah istirahat semalaman, tentunya membutuhkan cara-cara untuk memunculkan kembali energi yang pada hari kemarin telah habis, musik yang dipilih tentu menyesuaikan dengan selera masing-masing, tapi biasanya untuk meningkatkan kesemangatan, genre musik yang memiliki dentuman agak keras dan cepat sangatlah cocok, bisa didengar sambil olahraga, bersih-bersih atau sedang dalam perjalanan menuju tempat kerja.
Gimana sob, masih males-malesan menuju hari cerah penuh berkah ini???

Kamis, 11 Januari 2018

POMPA SEMANGAT DENGAN 10 BENDA INI DI MEJA KERJAMU



      

       Sudah sewajarnya kamu sebagai karyawan kantor dituntut untuk bekerja optimal sesuai dengan deadline yang telah ditentukan oleh atasan, dengan beragam aktifitas yang mengejar tersebut, kadang semangat kamu menjadi naik turun, kadang muncul semangat 45 dan tak jarang pula semangat kamu berada di pangkal nadi alias down. Untuk menyelesaikan segala macam pekerjaan yang menumpuk kamu harus pandai menata segala hal yang berkaitan dengan pekerjaan kamu, target, deadline, klien, sosial, waktu, lokasi, dan bahkan tata ruang serta meja tempat kamu bekerja harus didesain sedemikian rupa untuk mendukung kinerja sehari-hari, Nah untuk mendukung hal tersebut, terdapat beberapa benda yang terlihat sepele namun memiliki daya pompa semangat yang sangat kuat, yuk kita dalami bersama;
1.   Jam
       Sebagai karyawan, tentu kamu harus pandai mangatur jadwal, atau istilah ngetren-nya adalah menajemen waktu, waktu yang singkat harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menyelesaikan tugas yang telah dibebankan kepada kamu, hal itu bisa dikontrol dengan memasang jam analog di meja kerja kamu, sehingga kamu dapat mengatur segala aktifitas bahkan yang detail sekalipun, jadi tidak akan dijumpai istilah lupa makan, lewat target atau expiyet, semua terselesaikan sesuai dengan jam kerja yang telah ditetapkan.
2.   Kalender
       Seorang karyawan bekerja setiap hari dalam satu minggu kecuali pada saat hari libur, maka untuk meningkatkan prestasi kamu adalah dengan meyelesaiakan target yang bersifat harian atau berjangka menengah dan panjang, tanpa penjadwalan dan penataan yang jelas dan rinci, sebuah kegagalan dan kekacauan dalam melakukan eksekusi pekerjaan bakal menjadi sebuah keniscayaan. Untuk itu diperlukan sebuah kalender yang akan berfungsi sebagai pengontrol kamu dalam melakukan action dari rencana-rencana pekerjaan yang telah ditargetkan, melihat fungsi yang demikian, kalender menjadi salah satu barang kecil nan bermakna yang harus terpampang di meja kerja kamu.
2.   Box file
       Pada dasarnya kerja seorang karyawan administrasi adalah berkaitan erat dengan arsiparis, dan penyimpanan dokumen-dokumen penting harus benar-benar tersimpan rapi dan ditempatkan tersendiri sehingga saat kita membutuhkan dikemudian hari dapat dilacak keberadaannya dengan cepat dan mudah, akan tetapi tidak semua dokumen harus berjauhan dengan kamu, file-file yang bersifat harian dan bukan arsip mati, harus diposisikan pada area yang berdekatan dengan kamu guna mengatur efektifitas pemakaian, langkah dengan memberikan box file sangat perlu dilakukan, selain menunjang kerapian meja kerja kamu, saat membutuhkan dokumen tersebut tinggal ambil didepanmu tanpa meninggalkan meja kerja yang akan dapat mengganggu konsentrasi kerjamu.

3.   Buku referensi
       Dalam menyelesaikan tugas sehari-hari terkadang seorang karyawan kurang menguasai suatu tugas atau berkaitan dengan hal-hal baru yang belum pernah dikerjakan sebelumnya, maka dirasa perlu untuk meletakkan beberapa buku referensi yang berkaitan dengan pekerjaan bagianmu, untuk mengasah kemampuan dan keprofesionalan kerja kamu, dengan banyaknya menggali sumber informasi terkait dengan tugas-tugasmu, proyek dari atasanpun dapat terselesaikan dengan benar dan tepat waktu.
4.   Memo
       Keberadaan memo sangatlah penting untuk kamu para karyawan yang selalu dituntut untuk cepat. Terlalu sibuknya pimpinan atau mitra kerja lain kadang membuat kamu jarang bertemu ditempat kerja sekalipun, maka disitulah letak urgensinya sebuah memo, pesan-pesan singkat yang bernilai penting dan harus segera untuk diselesaikan tak akan terlewati karena kamu telah diingatkan oleh memo didepanmu, selain untuk menyimpan pesan-pesan penting, memo juga bisa difungsikan sebagai agenda yang diisi dengan beragam target yang harus dieksekusi, jadi ia akan selalu mengingatkan kamu tentang pekerjaan kamu.
4.   Kotak pensil
       Pekerjaan kantor memang tidak terlepas dari beragam alat tulis, apalagi seorang karyawan administrasi atau seorang sekretaris, pensil dan alat tulis lain merupakan instrumen wajib yang harus ada selalu, kebutuhan yang mendesak kadang menjadi semerawut dengan satu insiden pencarian pensil, waktu yang mahal akan terbuang dan tenaga berharga akan terkuras hanya untuk mencarinya, untuk mencegah hal demikan terjadi, perlu ada solusi untuk menyikapi hal itu yaitu dengan menaruh kotak pensil di depan meja, sehingga kala kamu membutuhkan di waktu-waktu darurat, segera dapat terambil tanpa membuang waktu secara sia-sia, selain itu penampilan meja juga akan terlihat rapi dan fungsional.
5.   Tanaman hias
       tugas yang menumpuk kadang membuat kamu menjadi bosan untuk bekerja, semangat munurun, fisik melemah dan fikiran menjadi beku, untuk mengaktifkan kembali semangat tersebut, kamu bisa manaruh beberapa tanaman hias di meja kerja kamu, selain untuk menyegarkan mata, polusi yang ada disekitar kamu juga bisa terserap dengan adanya tanaman tersebut, selain itu penampilan meja juga semakin terlihan green dan fresh.
6.   Foto
       Sikap pekerja keras, banting tulang, dan semangat menggebu merupakan dedikasi kamu untuk keluarga, seolah rasa lelah tiada terasa kala bayangan anak istri bergelayut di angan-anganmu, namun jangan biarkan bayangan mereka mengganggu konsentrasi kamu dalam bekerja, taruh bingkai foto keluarga kecil kamu atau orang-orang terkasihmu tepat di meja kerjamu, sehingga semangat akan tetap terpelihara mengiringi kesibukan kamu bekerja, dan prestasipun akan tampak semakin nyata.
7.   Botol Minuman
       Pekerjaan kantor adalah satu diantara banyak pekerjaan yang aktifitas terbanyaknya adalah duduk, seorang karyawan harus benar-benar pandai menjaga kesehatan agar tidak terserang sakit yang akan berakibat pada terganggunya pekerjaan, berkaitan dengan kerapnya karyawan duduk ditempat kerjanya mengakibatkan rentan terserang penyakit ginjal, ambeien, sakit pinggang dan bahkan porstat serta beragam penyakit sejenis yang diakibatkan terlalu banyak duduk, menghindari hal itu yang harus dilakukan adalah dengan banyak minum, tapi terkadang kesibukan yang mendera menjadikan seorang karyawan lupa untuk memperbanyak air minum, apalagi jarak antara ruang kerja dengan patri cukup jauh, bakalan jarang untuk menuju kesana, nah, taruhlah botol minuman di depanmu agar mudah terjangkau dan tidak perlu memakan banyak waktu kalau kita ingin meraihnya.
8.   Kotak makanan kecil
       Kala jadwal tugas dari atasan menumpuk dan semangat tidak bisa diajak kompromi atau malas bergelayut menjadikan rasa kantuk yang berkepanjangan, saat inilah kamu perlu untuk nyemil sedikit makanan ringan seperti permen, keripik, kacang dan makanan kecil lainnya, kendati demikian harus pandai menjaga kebersihan, jangan sampai minyak dari makanan tersebut berceceran hingga mengenai kertas-kertas disekiar meja kerja, tapi ingat … hanya seperlunya saja saat rasa kantuk dan malas mulai mendera, kalau ngemilnya terlalu banyak maka akan berubah fungsi dan tidak berposisi sebagai pemompa semangat lagi.
            Gimana .. ??? mudah bukan untuk memompa semangat kerja kamu, tak perlu mengeluarkan modal banyak kok untuk melengkapi meja kerja kamu dengan aneka benda mungil nan bermakna tadi, semangat bekerja.

Minggu, 07 Januari 2018

MENGASAH RASA SYUKUR MELALUI PERBAIKAN JALAN



    

      Menyita perhatian dan jadi kerap mengeluh, saat jalan menuju tempat kerja tidak ada yang layak untuk dilewati, banyak waktu tersita dan terbuang menurut hemat saya, motor selalu kotor dan belepotan lumpur setiap pulang dari kerja, sehingga harus membersihkannya terlebih dahulu ketika hendak berangkat kerja esok hari, setelah kendaraan bersih digunakan untuk berangkat kerja, pulang kerja sudah kotor lagi, begitu seterusnya. Sampai kapan harus begini, bagaimana sikap pemerintah melihat kondisi demikian, gumamku.
       Kini jalan-jalan tersebut telah diperbaiki, dan kerjapun menjadi lebih bersemangat, pada awalnya, keluh kesahpun ini mulai terkurangi, namun rasa kesal mulai muncul dari obyek lainnya, muai dari genangan air yang tak bisa habis karena belum adanya drainase, sisa lumpur yang menempel di roda-roda truk, kendaraan yang semakin rame dan kebut-kebutan, dan aneka kesemerawutan lainnya. kalau hal ini dibiarkan niscaya hidup kita akan tertekan dan stress terus-terusan, untuk itu dibutuhkan pengelolaan psikis dan sikap untuk menjaganya.
       Sikap dasar manusia memang selalu menginginkan yang lebih baik dan lebih nyaman, hal itu kadang berpengaruh kepada rasa syukur kita sehari-hari. Diberikan A minta B, dapat C mau D dan seterusnya, hal itu juga dapat terjadi sebagaimana gambaran jalan rusak tadi, proses perbaikan jalan dilakukan secara bertahap sampai tiga step, ketika hampir separuh perjalanan semuanya rusak, gambaran detailnya sebagaimana penulis ceritakan di atas, namun setelah step kedua dikerjakan, bukan ditanggapi dengan rasa syukur, namun perhatian kita tetap pada sisa jalan yang belum diperbaiki, fokus masalah kita beralih kepad sisa-sisa yang masih rusak dibanding dengan lebih mensyukuri jalan yang telah diperbaiki.
       Hal itu sangatlah wajar, manusiawi, namun tentunya hal itu bisa kita tata dan sikapi dengan bijak bermodalkan akal yang telah diberikan kepada kita, sikap mausiawi jangan dijadikan alasan untuk tidak bersyukur pada apa yang telah diberikan oleh Allah kedada kita,
       Mari kita lihat potensi alam di sekitar kita untuk dapat dimanfaatkan sebagai ladang untuk bersyukur kita kepada Sang Pencipta agar nikmat dan rezeki kita tetap dan terus bertambah.
Wallau’lam ….

Selasa, 02 Januari 2018

Ngaku Kreatif?, 9 Alat Kreatifitas Ini Harus Kamu Punya .....

        

        Setiap orang ditakdirkan dengan bakat kreatifitas yang berbeda-beda, bagi kamu yang memiliki kretifitas tingkat tinggi, pasti akan mampu mengolah benda-benda di sekitar untuk dijadikan benda baru dengan fungsi baru, sekedar mengisi waktu-waktu senggang memanfaatkan barang-barang bekas yang sudah tak terpakai.
       Namun bukan hanya kreatifitas saja yang menjadi modal utama, alat-alat yang digunakanpun cukup membantu menyulap bahan bekas yang menjadi limbah dan sampah menjadi barang-barang berguna dan memiliki nilai seni yang tinggi, apa saja alat yang dibutuhkan untuk mengeksekusi barang tak terpakai di sekitar kita? _Yuk_ kita dalami;
Gunting
Satu alat ini berfungsi untuk memotong barang-barang yang tidak terlalu tebal, seperti kardus, kain, kertas dan barang sejenis lainnya, penggunaannya lebih gampang dari _cutter,_ akan tetapi masing-masing memiliki fungsi yang berbeda-beda.
Jarum Pentul
Alat satu ini digunakan untuk mengunci sisi sementara untuk mempola sisi lain sesuai dengan yang dikehendaki, alat ini hanya khusus digunakan pada benda lunak yang bisa ditembusnya seperti kain, gabus, _styrofoam_, busa, kertas dan benda-benda lain sejenis, pengunaannya yang ringan, memiliki pentulan yang beraneka warna dan mudah didapat menjadikan benda tajam ini banyak dipakai dalam menciptakan sebuah kreatifitas.
Selotip
Alat berikutnya yang mendukung kreatifitas kamu adalah selotip, dengan berbagai ukuran yang dimiliki, penggunaannya dapat disesuaikan dengan bahan baku obyek olahan, selotip besar bisa digunakan untuk kardus, triplek, kayu tipis, kaca dan benda sejenis lainnya, sedangkan untuk ukuran yang kecil dan sedang dapat digunakan pada obyek-obyek kecil dan tipis seperti kertas karton, manila, plastik, dan lainnya, pemakaian yang mudah menjadikan barang tersebut banyak dilirik oleh para kreator untuk membantu menyelesaikan pekerjaan seninya, apalagi selotip sekarang juga hadir dengan beraneka warna yang menarik, jadi selain digunakan untuk merekatkan antara obyek, kulit luarnya juga bisa digunakan sebagai asesoris penghias.
Staples
Alat pelekat yang menggunakan bahan dasar dari besi ini juga banyak digunakan oleh para kreator untuk mengolah bahan bakunya menjadi benda kerajinan, staples tidak hanya dipakai pada bidang kreativitas saja, tapi alat ini lebih banyak digunakan di kantor terutama di bagian administrasi, ada dua jenis staples yang sekarang banyak dipakai, yaitu staples mini dan ada pula staples tembak, khusus yang terakhir umumnya dipakai untuk obyek yang lebih besar, tebal dan keras.
Lem
Alat satu ini juga kudu dimiliki sebagai pelengkap _instrumen_ kreatifitas pengolah bahan-bahan. Berfungsi sebagai alat perekat dengan media yang beragam mengikuti bentuk dari kegunaan lem tersebut. obyek sasarannya pada benda-benda seperti kertas, plastik, kain dan bahkan kayu, harganyapun berfariasi dari yang murah sampai yang mahal.
Benang
Media ini hanya digunakan pada obyek-obyek tertentu saja, semisal kain _flanel_, perca dan sebagiannya, kadang media kertas juga didapati menggunakan alat ini, fungsi utamanya sebagai alat penyambung, namun kadang juga difungsikan sebagai bahan penghias seperti bordil. bahan dasar yang banyak dijumpai pada tempa-tempat konfeksi ini juga memiliki aneka warna yang menarik, jadi andaikan mampu mengkolaborasikan berbagsi warna pada benang pasti akan dapat tercipta sebuah karya yang cantik dan menarik.
Cutter
Selain gunting, alat pemotong yang juga tak kalah pentingnya adalah _cutter_, digunakan pada media-media yang agak tebal saat gunting tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya menjadi alat pemotong, seperti saat memotong dengan media yag memiliki ketebalan tertentu, maka _cutter_ menggantikan posisi gunting sebagai alat pemotongnya.
Penggaris
Alat yang identik dengan dunia sekolah ini juga merupakan salah satu _instrument_ bahan kreatifitas yang banyak terpakai, berfungsi sebagai alat pembantu pelurusan pada media, memiliki beragam bentuk seperti lurus, melingkar, sudut dan bentuk lainnya menjadikan dia dipilih untuk memenuhi fungsinya sebagai pengolah bahan-bahan berkreativitas.
Bor
Satu lagi alat yang tidak boleh terlewat dalam hal menciptakan barang lama berfungsional baru, yang berfungsi sebagai alat perekat layaknya staples, lem dan jarum, yaitu bor, akan tetapi bor ini hanya digunakan pada media-media tebal dan keras seperti kayu, tembok, balok, beton, seng dan sejenisnya, karena memiliki fungsi demikian, benda satu ini dapat dibeli dengan harga yang agak mahal dibanding dengan alat–alat kreatifitas lainnya.
Bagaimana? Masih _ngaku_ orang kreatif kalau alat-alat diatas mesih belum kamu miliki.
Wallahua'lam .....

Senin, 18 Desember 2017

Mencetak Jejak Pertamaku



Bismillah.
hari ini penulis mengikuti angan-angan yang mengganjal selama ini, penyaluran tentang hobi menulis yang sebelumnya belum memiliki wadah resmi dan hanya dapat penulis salurkan pada group WA yang penulis miliki, terkadang penulis merasa khawatir terhadap respon anggota group yang penulis kirim, mungkin ada yang jengkel dan murka kala ada yang mengupload tulisan seperti cakar ayam, susah dipaham, ngelantur dan tidak bisa ditemukan kesimpulannya. ah biarlah, abaikan itu semua yang belum tentu kebenarannya, gumam penulis dalam hati untuk menghibur diri.

Sebenarnya beberapa teman pernah menyarankan kepadaku untuk menulis di blog saja, namun karena kesibukan (yang belakangan penulis rasakan hanyalah sebagai alasan saja) menulis di blog seolah menjadi mustahil, selain belum memiliki blog secara pribadi, penulis juga belum mampu untuk mengoperasikannya.
Setelah mengalami pergulatan penuh, ahirnya penulis memutuskan untuk belajar membuat blog secara outodidak, dan akhirnya jadi juga, seperti yang ada saat ini.
keinginan penulis untuk menjadi seorang penulis di blog (blogger) sebetulnya mulai muncul setelah banyak mencari cara atau tutorial membuat blog, tapi ternyata terbawa pada blog milik beberapa blogger yang memiliki latar belakang yang bergam dan menarik menurut penulis, ada yang berasal dari keprihatinan seorang guru kepada dunia bloger, ada yang memilih resaind dari jabatan karyawan kantor yang cukup mapan sehingga beralih menjadi blogger penuh waktu dan motif blogger lainnya yang cukup menginspirasi penulis, untuk menyemangati kegemaran menulis, penulis bahkan sampai memasang poter tulisan yang lumayan gede yang ditempel di tembok untuk menyemangati penulis setiap hari, penulis yakin, pada suatu hari akan terwujud mimpi untuk menjadi bagian dari blogger Indonesia.
beberapa hal yang memotifasi penulis untuk menjadi seorang penulis pernah dilakuakna, diantataranya:
Membca Web
Banyak web yang aku kunjungi untuk mencari tips menjadi seorang penulis pemula, namun semua isinya sama, kalau ingin mejadi seorang penulis harus banyak latihan, latihan dan laihan, dan sesegera unutk menulis, tidak hanya membaca kiat-kiatnya saja, hanya dengan itu kemampuan menulis akan terasah, selain dituntut peka terhadap segala hal yang ada di sekitar kita, benyak membaca buku juga harus rutin untuk dilakukan,
Berlangganan Email
Penulis pernah terbawa pada suatu web yang kemudian di dalam web tersebut ditawarkan untuk bergabung, peserta akan diberikan materi secara rutin dan berkensinambungan via email, penulis tertarik dalam rangka untuk memotifasi semangat menulis, dan langsung mendaftarkan diri, karena kemauan menulis mengalami fluktuatif,  email yang pernah dimasuki sampai tidak ingat nama tutor dan juga alamat webnya, namun semua materi via email yang dikirim selalu terbaca dan berupaya untuk penulis kembangkan dan lakukan.
Mencari Tokoh Idola
Dalam seuah  buku, penulis pernah membaca bahwasannya untuk menyemangati apa yang menjadi keinginan kita, kita harus mencari idola yang dapat menjadi penyemangat dari idola kita, apa yang ia lakukan bersegera untuk diikuti jejak-jejaknya, yang pernah ia lakukan juga harus kita ikuti kalau ingin menjadi seperti mereka, tatkala kemalasan dan semangat menurun, kita perlu untuk memandangi profil serta prestasi-prestasi mereka, sehingga kesemangatan menulis kita akan muncul kembali, memang sebagai penulis pemula kita pasti akan mengalami semangat yang naik turun, ketidak setabilan tersebut merupakan hal yang biasa dan banyak dialami oleh penulis pemula lainnya, apalagi kalau ditengah-tengah penggarapan ide bagus dan fresh saat awal tiba-tiba mati gaya ditengah-tengah, aduh .... rasanya ingin meninggalkan hobi ini deh ...
Wallahua'lam